Belajar soal ASI

Akhir-akhir ini kegiatan saya kalo si adek sedang agak rewel adalah ngalahi mangku dia walaupun sampe tangan jadi kiyu. Di saat begitu, saya kepikiran macam-macam. Untungnya ada sumaho (smartphone kalau bahasa inggrisnya) yang bisa dipakai googling. Biasanya saya kepikiran kenapa bayi begini dan begitu. 

Ada beberapa situs yang kalo saya googling ujug-ujugnya merasa dari situ informasinya paling mantap. Yaitu:

  • babycenter.com (yang ini situs bahasa inggris)
  • 192abc.com (yang ini situs bahasa jepang. Kalau agak kesulitan bahasa, mungkin bisa dibuka sambil ditranslasi di google translate walaupun artinya jadi kacau, wkwk)

*belum ngerti situs yang disuka dalam bahasa indonesia. Ada yang tahu? Kali aja kalau dalam bahasa ibu jadi lebih pewe bacanya.

Nyambung ke judulnya, yang sering saya cari tahu beberapa hari belakangan adalah tentang ASI dan menyusui. Seperti banyak orang, saya mengusahakan ASI aja buat si adek tanpa ditambah susu formula. Tapi ternyata, waktu cek kesehatan per 1 bulan yang lalu, dokter bilang ASI saya kurangs yang menyebabkan pertambahan berat badan si adek kecil (normalnya rata-rata 30gram per hari, tapi si adek cuma 20gram per hari). Oleh karena itu, saya disuruh nambah susu formula. Setelah dicoba-coba, saya tambahin per hari 320ml, dan bu dokter bilang, “oke, ditambah segitu aja. Kalau kebanyakan, nanti bisa kegendutan karena susu formula tidak semudah susu ibu waktu dicerna.” Bu bidan menambahkan, nanti kalau susu ibu semakin banyak keluarnya, susu formula bisa dikurangi sedikit-sedikit sampai tidak usah sama sekali.

Nah, kemudian saya pulang ke rumah dari rumah sakit dengan mengemban misi nambahin susu formula supaya si adek lebih bagus perkembangannya. Sebenarnya, saya merasa lebih lega soalnya selama ini si adek terlihat nggak pernah puas walaupun sudah nyusu. Ternyata emang ASI kurang. Setelah dicoba nambah sufor, dia tidur lebih enak, si ibu juga lebih enak karena capek berkurang (dia anteng) dan bisa ngurus rumah lebih leluasa.

Dari yang saya baca-baca di situs-situs (ditambah forum ibu-ibu dalam berbagai bahasa.. kebanyakan forum bahasa jepang si), mau ngasih anak ASI aja atau nambah sufor atau sufor aja itu sebenarnya adalah keputusan bapak dan ibu masing-masing. Yang ASI nya lancar jaya dan ada kemampuan menyusui ya mending ASI eksklusif aja. Tapi, di dunia ini ada ibu dengan ASI sedikit, atau karena kondisi sosial/ekonomi/kesehatan/dll tidak memungkinkan si ibu untuk menyusui. Ya nggak papa. Memberikan susu formula ke anak tidak sama dengan menjadi orang tua yang jahat nggak mau menyusui, ehehe. 

Tapi, namanya juga emak, apalagi kalau untuk anak pertama, saya pernah semakin stres kenapa ASI tidak keluar banyak, saya salah apa, kurang ngapain. Ternyata makin stres malah bikin ASI tidak keluar, hohoho. Apalagi kadang teman atau keluarga yang sebenarnya bermaksud baik, mencoba membantu dengan alternatif solusi macam-macam. Akhirnya solusi-solusi itu saya lakukan sebisanya saja walaupun kalau ditanya lagi kayaknya bakal dibilang: “loh kok cuma begitu, harusnya lebih begini-begini.” Ya sudah, mohon maaf atas keterbatasan kemampuan ini. Hoho.

  

Jadinya, kesimpulannya, saya coba nurutin bu dokter dan bu bidan saja 🙂 Paling tidak, ini solusi yang paling aplicable untuk saat ini sambil nambah ilmu tentang bagaimana bayi biasanya berkembang. Terakhir si adek ke dokter karena saya kirain dia susah BAB, dokter bilang tidak usah khawatir menambah sufor. Yang paling baik adalah si adek tumbuh dengan bagus. Bayangkan manusia kecil segini, dari yang cuma bisa tiduran aja, dalam setahun dia harus bisa jalan. Dia butuh banyak asupan dan nutrisi supaya tubuhnya kuat, supaya ada energi untuk membesarkan badan, menguatkan otot di samping kebutuhan dasar (bernapas, nangis, menjalankan fungsi organ-organ tubuh). Saya jadi merasa, memaksakan ASI aja ke si adek itu justru adalah keegoisan saya aja. Sekarang si adek alhamdulillah udah 2 bulan, sudah semakin sering senyum dan ngerti kalau diajak ngobrol. Si adek minum ASI dan sufor (sehari target maksimum minum sufor 200ml, alhamdulillah tetap doyan ASI dan minum ASI dengan semangat 😀 ). Yippii~

広告


コメントを残す

以下に詳細を記入するか、アイコンをクリックしてログインしてください。

WordPress.com ロゴ

WordPress.com アカウントを使ってコメントしています。 ログアウト /  変更 )

Google+ フォト

Google+ アカウントを使ってコメントしています。 ログアウト /  変更 )

Twitter 画像

Twitter アカウントを使ってコメントしています。 ログアウト /  変更 )

Facebook の写真

Facebook アカウントを使ってコメントしています。 ログアウト /  変更 )

%s と連携中