presentasi tentang diri sendiri

Minggu depan, saya kebagian tugas untuk memberikan presentasi yang sebenarnya lebih ke memperkenalkan diri di depan lembaga yang sekarang memberikan beasiswa kepada saya. Sebenarnya temanya bebas, tapi berhubung dapat template presentasi yang konon para senior sebelumnya memakainya ya itu, ya akhirnya saya juga pakai template itu, hehe. Ternyata memang lebih mudah dengan template.

Yang sedikit membuat bingung adalah, dengan gaya slide dan presentasi seperti apa ya bagusnya. Di tempat saya akan presentasi minggu depan, bulan-bulan sebelumnya sebenarnya juga sudah pernah saya lihat ada yang menyampaikan presentasi. Presentasi yang itu tidak diberikan oleh penerima beasiswa yang masih mahasiswa imut-imut (ehehe) seperti saya, tetapi oleh anggota lembaga yang umumnya sudah paman dan bibi. Isinya pun sarat dengan pengalaman hidup dan suatu pelajaran berharga yang bisa diambil. Laah, kalo sayah?

Berdasarkan template, saya harus memperkenalkan diri secara umum, kemudian bercerita tentang riset di kampus, kemudian kehidupan sebagai mahasiswa asing, dan cita-cita masa depan. Cerita tentang diri sendiri sebenarnya tidak susah karena dijalani sendiri, tetapi khawatir juga ya kalo ceritanya jadi kebablasan, haha. Pasti membosankan kalo terlalu banyak 自慢話 (menurut google translate artinya jadi: bualan, kyaa)-nya.

Tolong doakan supaya paling tidak bisa nyempilin kata-kata mutiara bagus apa kek gitu di penutupan, hehe. Paling tidak supaya presentasi yang membosankan ini membawa kesan sedikit di hati pendengar 🙂

Saya berencana menyempilkan kata-kata berikut yang merupakan nasihat dari Imam Syafi’i (sudah pernah ditulis juga) karena sedang sesuai dengan suasana hati. Kalau secara jalan cerita presentasi malah nggak nyambung, mungkin akan diganti. Tapi, semoga bisa pas nanti ya! Intinya adalah, jangan takut untuk move on. Hahaha, suasana hati akan pindah rumah insyaAllah.

“Berjalanlah niscaya kau dapatkan pengganti orang yang kau tinggalkan dan berbekallah karena kenikmatan hidup akan didapat dalam kelelahan. Aku lihat air yang beku berubah menjadi busuk. Jika ia bergerak, tentu air akan baik rasa dan rupanya. Harimau jika tidak meninggalkan sarangnya tentu tidak akan memangsa. Anak panah jika tidak meninggalkan busur tak akan mengenai sasaran. Serbuk emas ketika masih dalam tempatnya sama dengan tanah. Kayu gaharu dari negeri asalnya sama dengan kayu bakar”.

広告


コメントを残す

以下に詳細を記入するか、アイコンをクリックしてログインしてください。

WordPress.com ロゴ

WordPress.com アカウントを使ってコメントしています。 ログアウト /  変更 )

Google+ フォト

Google+ アカウントを使ってコメントしています。 ログアウト /  変更 )

Twitter 画像

Twitter アカウントを使ってコメントしています。 ログアウト /  変更 )

Facebook の写真

Facebook アカウントを使ってコメントしています。 ログアウト /  変更 )

%s と連携中